SURVEY LOKASI RANCANGAN RHL SIPIL TEKNIS TAHUN 2026 DI CDK WILAYAH PACITAN
Balai Pengelolaan
Daerah Aliran Sungai Solo menggandeng CDK Wilayah Pactan kembali melaksanakan
program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Salah satu program pemberdayaan
masyarakat sekaligus mendukung pemulihan
lingkungan, dilakukan dengan bangunan Konservasi Tanah dan Air (KTA). Salah
satu penerapan teknik KTA yang digunakan adalah dengan metode sipil teknis yang
pada dasarnya merupakan perlakuan fisik mekanik yang diberikan terhadap tanah
dan pembuatan bangunan untuk mengurangi aliran permukaan dan erosi, dan
meningkatkan kemampuan penggunaan tanah. Metode sipil teknis dalam konservasi
tanah dan air anatara lain meliputi bangunan Dam Pengendali (Dpi), Dam Penahan
(DPn), Embung Air, Pengendali Jurang (Gully
Plug) dan Sumur Resapan (SRA).
Survey lokasi Lokasi
Rancangan RHL Sipil Teknis di laksanakan di Desa Pandak Kecamatan Balong
Kabupaten Ponorogo. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi degradasi
lahan di Desa Pandak Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Penerapan teknis RHL
tidak hanya bersifat vegetatif akan tetapi bisa dilakukan dengan sipil teknis
seperti yang dilakukan saat ini. Tujuan dilakukannya kegiatan KTA adalah untuk
menurunkan jumlah aliran permukaan dan meningkatkan jumlah air tersimpan,
mengendalikan daya rusak aliran permukaan dan memperbaiki kualitas aliran
permukaan. Adapun jenis bangunan KTA yang akan dibangun adalah Gully Plug. Pengendali jurang (Gully Plug/GP) adalah bendungan kecil
yang lolos air yang dibuat pada parit-parit, melintang alur parit dengan
konstruksi batu, kayu atau bambu.
Penentuan calon
lokasi Rancangan RHL Sipil Teknis Tahun 2026 di CDK Wilayah Pacitan, dilakukan
dengan memperhatikan berbagai aspek, serta harus memenuhi beberapa persyaratan
teknis. Pengumpulan data pendukung antara lain meliputi struktur tanah stabil
pada lokasi badan bendung, kekeruhan air pada alur sungai, aksesibilitas,
ketersediaan bahan di lapangan, ketersediaan tenaga kerja, sampai pada
tanggapan masyarakat sekitar atas pembangunan KTA.



Komentar
Posting Komentar