Postingan

UPAYA PENGUATAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI HUTAN DI KTH NGGAYUH LESTARI

Gambar
  Kopi merupakan salah satu komoditas yang banyak digemari oleh masyarakat dan produk unggulan yang mendatangkan cuan. Dengan semboyan “Banaran Exotic” Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo menyimpan sejuta pesona salah satunya merupakan kebun kopi milik petani setempat yang tergabung dalam KTH Nggayuh Lestari. Menariknya, tanaman kopi ini telah ada sejak zaman Belanda yang kini dikelola oleh masyarakat sebagai salah satu sumber ekonomi bagi masyarakat yang terletak di selatan lereng Wilis. Di perkebunan kopi ini Nampak beberapa jenis kopi seperti arabika, robusta dan beberapa jenis kopi lainnya. Dalam pengelolaan potensi sumberdaya alam perlu peran dari semua unsur yang salah satunya adalah Kelompk Tani Hutan. Untuk mewujudkan Kelompok Tani Hutan yang baik, perlu dilakukan kegiatan penguatan dan pendampingan kelembagaan kelompok , sehingga Kelompok Tani Hutan mempunyai kelembagaan yang baik. Salah satu bentuk pendampingan yang dapat dilakukan yaitu pemberian bantuan ala...

Pembuatan Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Kelompok Tani Gunung Sari Guna Mendukung Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Gambar
  Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) merupakan salah satu upaya untuk memulihkan kerusakan sumber daya hutan dan lahan yang semakin luas dan semakin cepat akibat berbagai aktivitas pembangunan yang tidak terencana dan terkoordinasi dengan baik. Dibutuhkan upaya yang maksimal untuk mempertahankan lahan kritis dengan jenis tanaman serbaguna. Keinginan masyarakat untuk menanam tanaman yang serbaguna dalam berbagai upaya rehabilitasi hutan dan lahan selalu dibatasi oleh kemampuan masyarakat untuk memperoleh bibit yang baik dan unggul. Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk terus meningkatkan capaian rehabilitasi hutan dan lahan. Program tersebut merupakan fasilitasi pemerintah dalam penyediaan bibit tanaman hutan dan jenis tanaman serbaguna Multi Purpose Tree Species (MPTS) yang prosesnya dibuat secara swakelola oleh kelompok tani. Sasaran penanaman bibit KBR digunakan untuk merehabilitasi dan menanam di lahan kritis, lahan koso...

STUDY BANDING KE PEMEGANG IZIN PEMANFAATAN HUTAN PERHUTANAN SOSIAL (IPHS) WONO LESTARI DESA WONOHARJO KECAMATAN KEMUSU KABUPATEN BOYOLALI

Gambar
  Sabtu tanggal 9 Desember Penyuluh Kehutanan dan Staff TKUK CDK Wilayah Pacitan melakukan study banding ke IPHS Wonolestari Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta pengetahuan dalam pengembangan Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHS) yang selanjutnya dapat menjadi contoh yang diterapkan bagi calon penerima Perhutanan Sosial binaan Penyuluh kehutanan CDK Wilayah Pacitan. IPHS Wono Lestari berdiri sejak 17 September 2018, yang bergerak di bidang pengolahan/penyulingan Eucalyptus atau daun kayu putih dan daun seeh wangi. Berlokasi di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Dikelola oleh 2 Kelompok Tani Hutan yaitu KTH Wono Lestari I dan KTH Wono Lestari II dengan luas kelola wilyah masing-masing 33 Ha dan 400 Ha. IPHS Wonolestari telah melakukan Kerja Sama (PKS) dengan Perum Perhutani dalam kelola minyak kayu putih, dengan proses sebagai berikut : Tahun Pe...

PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN WANA WISATA RADEN SEKAR PARK DI DESA KRADINAN KECAMATAN DOLOPO MADIUN

Gambar
Perubahan paradigma pembangunan kehutanan melahirkan kebijakan Perhutanan Sosial (PS) tentunya selalu akan terpaut dengan proses pemberdayaan masyarakat (empowerment) di sekitar hutan sebagai strategi alternatifnya. Pemerintah Kabupaten Madiun beserta Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan Perhutani mengupayakan perekonomian masyarakat desa di sekitar hutan melalui strategi peningkatan kualitas penyelenggaraan penyuluhan kehutanan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Kebijakan diarahkan dengan cara pemberian akses pengelolaan sumber daya hutan yang berkerakyatan dan berkeadilan melalui pengembangan PS. Keberadaan PS diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan dimana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan desa untuk mensejahterakan kehidupan desa terutama pada desa-desa di sekitar hutan.  Pemanfaatan hutan melalui pengelolaan Perhutanan Sosial di dalam Kawasan Hutan Negara dilakukan dengan tujuan me...

MITIGASI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

Gambar
  Kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah di Ponorogo menjadi perhatiam dan haruus diwaspadai khususnya pada musim kemarau. Kondisi musim kemarau yang mengakibatkan kekeringan yang berlangsung lama dan gelombang panas yang lebih sering terjadi lantaran didorong oleh pemanasan global dapat memicu kebakaran hutan yang semakin luas. Selain musim kemarau yang panjang, terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan kebakaran hutan diantaranya aktivitas vulkanis, kecerobohan manusia dan tindakan yang tidak disengaja oleh manusia. Kebakaran hutan terjadi jika 3 unsur utama (segitiga api) penyebab kebakaran terpenuhi. Tiga unsur tersebut yaitu panas, oksigen, dan bahan bakar. Jika salah satu dari ketiga unsur tersebut tak ada, maka kebakaran hutan tak akan terjadi. Unsur panas dalam kebakaran hutan berperan pada masa kemarau, utamanya pada kemarau panjang. Erat kaitannya dengan panas adalah sumber api.Umumnya disepakati bahwa 90 % sumber api yang mengakibatkankebakaran hutan berasal d...

PENURUNAN KADAR AIR DAN PENGUKURAN KADAR GULA PADA MADU DI KTH TELAGA LESTARI

Gambar
  Pada hari Jumat tanggal 21 Juli 2023, telah dilaksanakan kegiatan demonstrasi cara di Kelompok Tani Hutan Telaga Lestari Desa Ngebel Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo dengan topik Penurunan Kadar Air dan Kadar Gula pada Madu yang di ikuti oleh Penyuluh Kehutanan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Pacitan Wilker Ponorogo beserta Ketua dan Anggota Kelompok Tani Hutan Telaga Lestari. Tujuan dilaksanakannya kegiatan demonstrasi cara adalah memberikan pengetahuan dan contoh kepada Kelompok Tani Hutan Telaga Lestari tentang proses penurunan kadar air dan pengukuran kadar gula pada madu. Madu adalah cairan manis alami yang berasal dari nektar tumbuhan yang diproduksi oleh lebah madu. Nektar berasal dari bunga mekar, cairan tumbuhan yang mengalir di daun dan kulit pohon. Setelah nektar dihisap, lebah akan memfermentasikan dalam perutnya dengan mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa oleh enzim invertase yang berasal dari tenggorokan. Madu disimpan di dalam sel-sel sarang kemudian m...